Hari kuliah jarang berjalan lurus. Pagi masuk kelas, siang pindah ke perpustakaan atau kerja kelompok, sore organisasi, malamnya nongkrong dengan teman. Ganti baju di tengah jalan tidak praktis. Di sinilah satu kemeja flanel ringan bisa sangat membantu.
07.30: Kelas pagi
Ruang kelas ber-AC biasanya dingin di pagi hari. Pakai kemeja flanel dikancing di atas kaos polos, dibiarkan di luar celana. Tampilannya rapi tanpa terlihat terlalu resmi, dan cukup hangat untuk ruangan yang dingin.
11.00: Pindah gedung di siang terik
Saat berjalan di luar ruangan, buka semua kancing dan gulung lengan sampai siku. Udara bisa masuk, dan kaos di dalamnya membuatmu tetap nyaman. Flanel katun yang ringan tidak akan terasa seberat jaket.
14.00: Kerja kelompok di kafe
Kalau kafenya panas, lepas kemeja dan ikat di pinggang atau sampirkan di kursi. Kalau ber-AC, pakai lagi sebagai luaran. Satu kemeja bisa mengikuti suhu ruangan yang berganti-ganti sepanjang hari.
16.00: Rapat organisasi
Untuk suasana yang sedikit lebih formal, kancingkan lagi kemeja dan rapikan kerahnya. Kalau perlu terlihat lebih rapi, masukkan ke celana chino. Flanel dengan motif kotak kecil dan warna tenang paling cocok untuk momen ini.
19.30: Nongkrong malam
Kembali ke gaya paling santai: kemeja terbuka, lengan digulung, kaos polos di dalam. Malam hari biasanya lebih sejuk, jadi flanel kembali berguna sebagai luaran tipis.
Yang membuat satu flanel bisa dipakai seharian
- Bahan katun yang ringan: tidak gerah saat siang, cukup hangat di ruangan ber-AC.
- Ukuran yang pas di bahu: enak dipakai dikancing maupun terbuka.
- Warna yang mudah dipadukan: navy, hijau, abu-abu, atau cokelat cocok dengan kaos dan celana apa pun.
- Kaos polos di dalam: membuat semua gaya di atas tetap terlihat rapi.
Baca juga empat cara memakai kemeja flanel dan apakah kemeja flanel panas dipakai di Indonesia.
Lihat kemeja yang siap menemani hari kuliahmu di koleksi kemeja casual pria.
